Skip to main content

Surakarta – Desamind Indonesia menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Awal Desamind Chapter Periode 2026/2027 pada Minggu (27/9) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Desamind memastikan setiap chapter memiliki arah gerak, kesiapan internal, dan pemahaman yang sama sebelum memasuki fase implementasi program selama satu periode ke depan.

Sebanyak 10 Desamind Chapter mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Bogor, Majalengka, Garut, Soloraya, Purbalingga, Magelang, Cilacap, Gunungkidul, Pasuruan, dan Lombok Timur. Monev awal menjadi ruang bagi setiap chapter untuk memetakan kondisi awal periode, mengidentifikasi tantangan, serta menentukan aspek yang perlu diperkuat sejak awal kepengurusan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Abdul Aziez selaku Director of Chapter Division Desamind Indonesia. Dalam pengantarnya, Abdul menyampaikan gambaran pelaksanaan Monev sekaligus mengajak seluruh perangkat chapter mengikuti proses evaluasi secara terbuka dan aktif.

“Melalui Monev awal, kami ingin setiap chapter dapat melihat kondisi mereka secara objektif sejak awal periode. Apa yang sudah berjalan perlu dipertahankan, sementara hal-hal yang masih menjadi tantangan perlu segera diidentifikasi agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujar Abdul Aziez.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi motivasi oleh Zakky M Noor selaku Managing Director of Desamind Indonesia. Dalam penyampaiannya, Zakky mengingatkan kembali semangat kehadiran Desamind dalam membersamai pemuda, masyarakat, dan desa. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap chapter agar pelaksanaan program tetap berorientasi pada kebermanfaatan dan hubungan yang berkelanjutan dengan desa mitra.

“Desamind hadir bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi juga untuk membangun gerakan bersama pemuda, masyarakat, dan desa. Karena itu, setiap chapter perlu menjaga semangat tersebut dalam setiap proses yang dijalankan,” ungkap Zakky.

Pelaksanaan Monev melibatkan 10 auditor yang terdiri atas enam auditor internal dari Chapter Division dan empat auditor eksternal. Auditor internal terdiri atas Nurul Fadhilah, Endang Sri Maryati, Melinda Robayani, Linda Tri Lestari, Yenny Reiza, dan Belinda Septia Rini.

Sementara itu, auditor eksternal merupakan awardee Beasiswa Desamind 4.0 dan 5.0, yaitu Bayu Hardito, Anisatul Hikmah, Ruhilah Khadijah, dan Hikmal Akbar. Keterlibatan auditor eksternal menjadi bagian dari upaya menghadirkan perspektif tambahan dalam proses evaluasi sekaligus memperkaya pembahasan mengenai kondisi masing-masing chapter.

Monev dilaksanakan dalam dua sesi. Seluruh perangkat chapter terlebih dahulu mengikuti pembukaan, penyampaian teknis, dan pengantar Monev secara bersama-sama. Selanjutnya, peserta memasuki breakout room sesuai dengan chapter masing-masing untuk mengikuti proses evaluasi bersama auditor.

Gambar 1. Para Peserta dan Auditor Monev Awal Desamind Chapter Periode 2026/2027

Dalam proses tersebut, terdapat empat aspek utama yang menjadi pembahasan. Pertama, Rencana Program Desamind Chapter (RPD Chapter), yang mencakup proses penyusunan rencana, keterlibatan perangkat, pemahaman terhadap target, serta kesesuaian target dengan kondisi dan kapasitas chapter.

Kedua, kondisi desa mitra dan surat kerja sama mitra. Evaluasi mencakup hubungan chapter dengan desa mitra, status mitra yang masih aktif, kegiatan yang telah berjalan, komunikasi dengan mitra, serta kejelasan person in charge (PIC) yang bertanggung jawab.

Ketiga, pemahaman terhadap administrasi dan sistem chapter. Auditor menggali sejauh mana perangkat memahami alur administrasi dan sistem yang berlaku, termasuk berbagai kendala yang masih dihadapi serta kejelasan PIC dalam setiap proses administrasi.

Keempat, kondisi internal chapter. Pembahasan diarahkan pada kondisi perangkat sejak awal periode, tantangan yang muncul, upaya penyelesaian yang telah dilakukan, serta komunikasi dan keterlibatan antarperangkat dalam menjalankan organisasi.

Keempat aspek tersebut menjadi dasar untuk melihat kondisi chapter secara lebih utuh. Monev tidak hanya diarahkan untuk mengetahui hal-hal yang telah dan belum dilakukan, tetapi juga untuk memahami kapasitas, tantangan, serta kebutuhan setiap chapter dalam menjalankan program selama periode 2026/2027.

Hal tersebut menjadi penting karena setiap chapter memiliki karakteristik dan dinamika yang berbeda, baik dari sisi perangkat, kapasitas organisasi, maupun hubungan dengan desa mitra. Dengan pemetaan kondisi sejak awal periode, chapter dapat memiliki dasar yang lebih jelas dalam menentukan langkah perbaikan dan penguatan.

Pelaksanaan Monev Awal Desamind Chapter Periode 2026/2027 menjadi salah satu langkah awal Desamind Indonesia dalam menyiapkan 10 chapter menuju fase implementasi. Melalui evaluasi, pemetaan kondisi, dan penguatan komunikasi, setiap chapter diharapkan mampu menjalankan program secara lebih terarah, kolaboratif, dan sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Author: Chapter Division

Editor: Ahmad Zamzami