Skip to main content

Jakarta – Desamind Indonesia turut hadir dalam Rapat Koordinasi Jaringan Beasiswa yang dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, di Ruang Rapat Lantai 14, Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI). Forum ini diselenggarakan oleh Komite Pesta Beasiswa Indonesia bersama Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, dengan agenda utama membahas penetapan pelaksanaan Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia 2025 serta perkembangan penyusunan Katalog Beasiswa Indonesia Edisi 2.

Desamind Indonesia diwakili oleh Nazwa Khoerunnisa, Vice Director of Scholarship. Dalam rapat tersebut, para peserta membahas dua opsi pelaksanaan Pesta Beasiswa Indonesia, yaitu 11–12 Desember 2025 di Kompleks MPR/DPR/DPD RI, serta 24–25 Januari 2025 di Kompleks Gedung Setwapres RI. Diskusi difokuskan pada kesiapan teknis dan tingkat keterlibatan lembaga beasiswa.

Forum menyepakati perlunya attendance confirmation form yang harus diisi paling lambat 27 November 2025 sebagai dasar penetapan final. Meski demikian, preferensi peserta mulai mengerucut pada opsi 11–12 Desember 2025.

Terkait penyusunan Katalog Beasiswa Indonesia Edisi 2, peserta rapat diinformasikan bahwa formulir pengumpulan data telah dibuka dan dapat diisi hingga 5 Desember 2025. Katalog ini akan memuat informasi beasiswa dari pemerintah, lembaga swasta, yayasan, hingga organisasi kemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Nazwa Khoerunnisa menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk memperluas akses informasi beasiswa bagi masyarakat.

“Desamind menyambut baik upaya bersama ini. Kerja kolaboratif seperti inilah yang diperlukan agar informasi beasiswa dapat tersampaikan secara merata, akurat, dan mudah diakses oleh anak muda di seluruh Indonesia,” ujar Nazwa.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan katalog nasional akan membantu menyatukan berbagai sumber informasi beasiswa yang selama ini tersebar di banyak platform.

“Katalog nasional menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pusat data beasiswa yang terpadu. Ini akan sangat membantu pelajar dan mahasiswa dalam menentukan peluang pendidikan mereka,” tambahnya.

Rapat yang menghadirkan perwakilan dari berbagai lembaga, termasuk Rumah Zakat, GoStudy, StudiLanjut, LAZ, MetroTV, serta mitra lainnya, ditutup dengan penegasan tindak lanjut dan pengumpulan data katalog edisi terbaru.

Author: Ahmad Zamzami