Skip to main content
Category

Berita Terkini

Desamind Chapter Purbalingga Terus Asah Potensi Lokal melalui Pengolahan Produk Cenil Nanas

By Berita Terkini

DESAMIND.ID – Purbalingga, (21/07) – Desamind Chapter Purbalingga sukses menggelar Pelatihan Kewirausahaan Produk Olahan Nanas pada hari Minggu, 21 Juli 2024. Masih dengan semangat yang sama, produk olahan nanas yang diangkat pada pelatihan kewirausahaan kali ini adalah Produk Cenil Nanas. Pelatihan dihadiri oleh 10 peserta yang merupakan ibu-ibu PKK dan 9 perangkat Desamind Chapter Purbalingga. Pelatihan kali ini dilaksanakan mulai pukul 09.10 s.d. 12.00 WIB dan bertempat di Gedung Serba Guna Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari. 

Serangkaian kegiatan pelatihan dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh Bu Sutirah, Kepala Desa Karangjengkol. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada perangkat Desamind Chapter Purbalingga yang kembali melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan di Desa Karangjengkol. Kegiatan dilanjutkan dengan materi inti mengenai Produk Cenil Nanas yang disampaikan oleh pemateri, yaitu Ibu Warti.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengolahan Cenil Nanas dilakukan bersama dengan pemateri. Adapun proses pengolahan dilakukan dengan beberapa tahapan, mulai dari  persiapan bahan baku yaitu mengupas buah nanas dan buah nangka muda. Setelah itu dilakukan proses memasak dengan mencampur adonan nanas dan nangka yang sudah dihaluskan, gula, dan bahan jeli. Proses memasak dilakukan dengan mengaduk adonan hingga kristalisasi terbentuk. Setelah matang (terbentuk kristalisasi), adonan dibagi menjadi 3 porsi yang kemudian akan diberi warna menggunakan pewarna makanan. Keseluruhan proses dilakukan kurang lebih selama hampir 2 jam. Terakhir, pengemasan dilakukan menggunakan wadah plastik yang telah disiapkan.

Dokumentasi oleh : Farizki Yanuardi

Acara berlangsung hingga pukul 12.30 WIB, diakhiri dengan sesi foto bersama oleh tim Desamind Chapter Purbalingga dan juga segenap peserta Pelatihan Kewirausahaan Cenil Nanas. Kegiatan berjalan dengan kondusif, peserta secara aktif mampu mempraktikan setiap proses pengolahan cenil nanas dengan baik.

Dengan pengolahan yang tepat, buah nanas dapat diubah menjadi produk bernilai jual tinggi, menambah variasi produk lokal, dan membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa tersebut. Program Pelatihan Kewirausahaan Olahan Nanas merupakan upaya yang dilakukan Desamind Chapter Purbalingga untuk mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat Desa Karangjengkol dalam mengolah hasil perkebunan lokal. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat akan semakin tertarik untuk mengembangkan potensi dan kemampuan mereka dalam mengolah buah nanas menjadi produk yang bernilai tambah, serta mampu menjadi sumber mata pencaharian baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Penulis : Muhamad Wafa, Ketua Desamind Chapter Purbalingga.

Wisuda Beasiswa Desamind BerPijar: 5 Awardee Siap Jadi Local Hero Desa

By Beasiswa Desamind, Berita Terkini

DESAMIND.ID Surakarta, (30/6) – Desamind Indonesia Foundation menggelar acara final Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) & Graduation bagi penerima Beasiswa Desamind BerPijar. Ego Ibnu Wijaksena, Putri Felita Listiani, Devi Nurbaeti, Lalu Junaedi Halki, dan Dian Arifando Rusyadi secara satu tahun penuh berhasil menyelesaikan tanggung jawabnya. 

Mengukur keberhasilan dan keberlanjutan proyek di daerah masing-masing merupakan tujuan dari kegiatan ini. Bukan hanya acara graduation ceremonial, mereka juga mendapatkan masukan dari tiga panelis, yaitu Hardika Dwi Hermawan (President Director of Desamind), Zakky M. Noor (Managing Director of Desamind), dan Yulia Susanti (Director of Scholarship). Ketiga Panelis berharap aksi sosial yang telah dikerjakan terus berlanjut dan mampu melibatkan para pemuda desa sebagai motor pergerakan sosial. Hal ini perlu menjadi perhatian para awardee karena keberlanjutan kegiatan hanya bisa dilaksanakan jika proyek sosial mampu dilaksanakan secara mandiri oleh masyarakat. 

Berbagai saran dan kritik membangun diberikan kepada seluruh awardee. Secara keseluruhan, proyek mereka masih perlu penguatan tim dan peningkatan partisipasi dari pemuda desa. Poin ini akan menjadi prioritas penyelesaian bersama. Beberapa langkah seperti team building, pemberdayaan pemuda, kemitraan, dan kolaborasi harus diterapkan agar proyek sustainable.

Foto Bersama Final LPJ dan Graduation Ceremonial (Dok. Desamind)

Kegiatan ini juga merupakan puncak apresiasi kelulusan para awardee karena telah melewati proses onboarding, monitoring, dan probation selama 12 bulan bersama para mentor. Harapannya mereka akan menjadi inisiator, memotivasi pemuda Indonesia untuk terus berkontribusi, dan siap menjadi local hero atau local champion di pedesaan. 

“Selamat atas kerja kerasnya dan terima kasih sudah mengupayakan proyek-proyek kebaikan untuk kemajuan desa. Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tetapi Indonesia akan menjadi besar karena lilin-lilin di desa,” pungkas Hardika menutup acara.

Penulis : Meilana Intan Pertiwi

Editor : Ahmad Zamzami

Tingkatkan Motivasi Pendidikan, Lilin Lilin Inspirasi Hadir di Pasuruan

By Berita Terkini, Desamind Chapter

DESAMIND.ID  Pasuruan, (30/6) – Desamimd Indonesia, Desamind Research and Training Center, Desamind Chapter Pasuruan, dan Karang Taruna Desa Pakijangan berhasil berkolaborasi menyelenggarakan Lilin Inspirasi Pasuruan.

Lilin Inspirasi kali ini diisi dengan beberapa kegiatan dalam rangka mengenalkan computational thinking dasar dan gerakan motivasi meraih mimpi. Mengemas pembelajaran computational thinking dengan bermain Makey-Makey memberikan pengalaman menyenangkan dalam memantik berfikir komputasi anak-anak.  Mereka bisa belajar mengubah dedaunan dan buah menjadi alat musik sederhana. Bukan hanya itu, berbagai permaianan seperti gerak pendeteksi, bisik kalimat, dan membuat barisan menjadikan kegiatan semakin seru.

Foto 1. Belajar Makey-Makey (Dok. Desamind Chapter Pasuruan)

Gilang Rizal, Kepala Desamind Chapter Pasuruan membuka kegiatan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dedikasinya sehingga kegiatan Lilin Inspirasi Desamind bisa diselenggarakan di Pasuruan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman semua dan masyarakat Pakijangan yang telah mendukung kami. Keterlibatan kalian semua menjadikan motivasi kami untuk selalu bergerak demi kebaikan, salah satunya melalui gerakan Lilin Inspirasi Pasuruan ini,” ungkap Gilang.

Foto 2. Sesi Gerakan Meraih Mimpi (Dok. Desamind Chapter Pasuruan)

Lilin Inspirasi Pasuruan merupakan kegiatan pertama kali diselenggarakan dan harapannya mampu memotivasi anak-anak dan menjadi batu loncatan untuk terus semangat dalam menggapai mimpi. Qonita, salah satu peserta, merasa senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa bermain sambil belajar dan diarahkan agar nantinya mampu meraih cita-cita.

“Tadi kami bersenang-senang diajarai kakak-kakak membuat musik dari daun dan buah, melakukan permainan, dan menulis cita-cita,” ungkap Qonita yang memiliki keinginan menjadi guru.

Penulis : Khoirun Nisa’

Editor  : Ahmad Zamzami

Aji Saka, Desamind Leadership Camp 4.0: Mengasah Jiwa Kolaboratif-Kontributif Pemuda agar Berdampak bagi Desa

By Berita Terkini, Press Release, Program Unggulan Desamind

(DESAMIND.ID) Yogyakarta, 07-09 Juni 2024 – Desamind Indonesia sukses menyelenggarakan acara Desamind Leadership Camp (DLC) 4.0 yang berlangsung 3 hari 2 malam secara offline  di Youth Center Yogyakarta.

Kegiatan ini diikuti sejumlah 58 peserta yang berasal dari beragam daerah di Indonesia. DLC 4.0 mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Kolaboratif-Kontributif Pemuda melalui Internalisasi Peacebuilding untuk Pengembangan Desa”. Pemilihan tema ini selaras dengan tujuan dari Acara DLC 4.0 yaitu mengembangkan kemampuan kepemimpinan peserta dan meningkatkan sikap kontributif terhadap desa.

Pada tahun ini “Aji Saka” dipilih sebagai nama angkatan karena dianggap relevan dengan tema. Filosofi nama angkatan: Aji Saka digambarkan sebagai pemuda sakti yang mempunyai keris pusaka, sebuah sorban sakti, dan dua orang abdi setia bernama Dora dan Sembada. Mereka juga pribadi yang suka menolong, termasuk menolong rakyat Jawa dari kekejaman penguasanya.

Sikap tersebut relevan dengan kepemimpinan dan peran kontributif anak muda dalam mengatasi permasalahan yang ada di desa. Selain itu juga menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif dalam rangka belajar bersama yang mana berjalan secara berdampingan dengan masyarakat desa terutama karang taruna.

Aji Saka diharapkan mampu memberikan semangat perubahan dan berani berkontribusi untuk menjadi garda terdepan dalam membawa desa menuju kesejahteraan serta menerapkan nilai-nilai perdamaian pada setiap pergerakan mereka di pedesaan. Sekaligus, menjadi inisiator yang diharapkan mampu memberikan peran secara totalitas sesuai dengan tujuan dan cita-cita Desamind dalam membentuk local heroes untuk kemajuan desa.

Acara DLC 4.0 dibuka secara langsung oleh Staff Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman, Drs. H. Hery Sutopo Mm. Msc bersama dengan President Director Desamind Indonesia Foundation, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd. M.Sc (ITE) dengan simbolisasi penandatangan caping putih.

Gambar 1 Pemasangan Tanda Peserta DLC oleh Drs. H. Hery Sutopo Mm. Msc sebagai Salah Satu Tanda Dibukannya DLC 4.0 (doc desamind.id/Panitia DLC)

Pada hari pertama, acara diawali dengan Networking: Dinamika Kelompok yang berupa sesi pengenalan dan pengakraban peserta. Kemudian dilanjutkan dengan sesi materi pertama yang diisi oleh Joko Susilo (Founder Gunung Kidul Menginspirasi) yang membawakan materi berupa Assessment: Self Awareness and Growth Mindset. Sesi materi kedua diisi mengenai materi Peacebuilding / Socio-Cultural Issue oleh Zakky Muhammad Noor dan Hardika Dwi Hermawan. Setelah kedua sesi materi selesai, acara dilanjutkan dengan pengelompokan antara peserta dengan mentor untuk Refleksi dan Briefing acara yang akan dilaksanakan esok hari.

Hari kedua acara dimulai dengan Morning Season yaitu pemanasan dan senam pagi. Acara dilanjut sesi materi ketiga yaitu mengenai Design Thinking yang diisi oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd. M.Sc (ITE) kemudian penerjunan jelajah desa, di mana peserta menjelajahi kondisi desa dan menganalisis potensi lokal yang ada di desa.

Sesi jelajah desa sendiri dilaksanakan pada delapan titik lokasi potensi desa yang tersebar di sekitar tempat pelaksanaan DLC 4.0, Youth Center Yogyakarta. Kedelapan titik lokasi tersebut dipilih sebagai objek penjelajahan peserta dengan pembagian kedelapan objek lokasi disesuaikan dengan jumlah kelompok kegiatan. Adapun potensi yang dijelajahi antara lain petani, peternak, pemilik UMKM dll.

Gambar 2 Salah Satu titik Jelajah Desa yang di-explore oleh Peserta DLC (doc desamind.id/Panitia DLC)

Peserta kemudian melanjutkan sesi diskusi dan pemaparan materi ke empat yang diisi oleh Zakky Muhammad Noor. S.E berupa Brief Leadership Development. Sesi materi Panel Discussion: Inspiring Community Project merupakan sesi selanjutnya yang diisi oleh Kak Didi dan Kak Jamaludin.

Setelah Panel Discussion, acara dilanjutkan dengan presentasi pemaparan hasil analisis potensi desa yang dilakukan secara berkelompok oleh peserta. Acara pada hari kedua pun ditutup dengan penampilan kreatif pentas seni dari para peserta dan diakhiri dengan tukar kado yang dilakukan antara peserta dan panitia.

Kemeriahan hari ketiga pelaksanaan dirasakan ketika berlangsungnya kegiatan senam pagi dan kegiatan outbound yang memecah keseruan bersama, seperti telepati, lempar bola, kode barang dan permainan yang lainnya yang mengasah kekompakan tim.

Sesi acara berikutnya dilanjutkan dengan kesan dan pesan antar peserta dan pengumuman pemenang kegiatan outbound, serta pengumuman nominasi yang diberikan kepada peserta selama kegiatan Desamind Leadership Camp 4.0 berlangsung, nominasi yang diberikan meliputi nominasi untuk individu maupun kelompok yang merupakan hasil dari kompetisi berupa Pitching Social Project serta hasil dari sikap kolaboratif setiap peserta di dalam kelompok tersebut.

Pemenang nominasi Individu terbagi menjadi beberapa kategori; peserta terbaik dimenangkan oleh Muhammad Ayash, peserta teraktif dimenangkan oleh Fahreza Azka, peserta terinspirasi dimenangkan oleh Naomi Zakkia. Sedangkan untuk kategori pemenang kelompok terbagi menjadi beberapa kategori yang meliputi hasil kompetisi maupun sifat kolaboratif yang ditunjukan tiap kelompok.

Pitching Social Project Competition dimenangkan oleh kelompok 2 sebagai juara pertama yang mengangkat issue pemanfaatan limbah sebagai biogas, kelompok 1 sebagai juara 2 dan disusul oleh kelompok 8 sebagai juara ke-3. Selain itu, terdapat kategori kelompok terkompak dimenangkan oleh kelompok 7, kelompok terajin dimenangkan oleh kelompok 2, kelompok terkritis dimenangkan oleh kelompok 8, kelompok ter-totalitas dimenangkan oleh kelompok 1, kelompok terpositif dimenangkan oleh kelompok 6, dan kelompok terkreatif dimenangkan oleh kelompok 4. Keseluruhan acara berlangsung dengan ditutup dengan upacara penutupan. 

Gambar 3 Pasukan Aji Saka Siap Berkontribusi untuk Desa (doc desamind.id/Panitia DLC)

Kintan Nur Romadhona, Ketua Panitia Desamind Leadership Camp 4.0 menuturkan harapannya terhadap kegiatan DLC, ”Melihat antusias dan tingkat kepuasan survey peserta terhadap DLC 4.0 yang baik, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi setiap pemimpin muda untuk berani berkarya dengan menjadi problem solver bagi permasalahan yang menjadi urgensi pada masyarakat khususnya di pedesaan”. Hal ini menunjukan bahwa DLC 4.0 adalah salah satu wadah sebagai jawaban bagi harapan setiap insan muda yang ingin mengasah potensi diri agar lebih memiliki jiwa yang kolaboratif dan solutif. (Author Kintan/Editor Papsky)

D-Day On Boarding Awardee Beasiswa Desamind 4.0

By Beasiswa Desamind, Berita Terkini, Press Release, Program Unggulan Desamind

DESAMIND.ID Surakarta, (26/05) – Awardee Beasiswa Desamind 4.0 terpilih, yaitu Hikmal Akbar Ibnu Sabil, Muhammad Ayyas, Nur Laila, Taufiq Bayu Nur Rahmat, dan Yanuar Laely Lu’luatul Adha melaksanakan sesi On-boarding sekaligus menjadi temu perdana sebagai penerima beasiswa. 

Kegiatan On-boarding dihadiri oleh President Director Desamind, Hardika Dwi Hermawan, Managing Director Desamind, Zakky Muh. Noor, serta 5 mentor, yaitu Dini Sundari, Fita Nilasari, Rahmat Syawaludin, Zaky Badruzzaman dan Kintan Nur R.

On-boarding kali ini bertujuan agar para awardee mampu mengenal Desamind lebih dalam dan menjawab pertanyaan terkait hal-hal yang menjadi concern mereka. Dewi Fajar selaku ViceDirector of Scholarship Division mengutarakan sejarah Beasiswa Desamind dimulai dari batch satu hingga ketiga. Para awardee juga diberikan penjelasan terperinci terkait hak dan kewajiban penerima beasiswa, kontrak, maupun Timeline beasiswa.

“Selamat datang para awardee, beasiswa ini sudah memasuki tahun keempat dan tentu dari tahun ke tahun memberikan pengalaman yang berbeda,” ungkap Dewi.

Dalam sesi terakhir, tim Beasiswa Desamind 4.0 mengenalkan para mentor yang nantinya akan mendampingi mereka selama menjalankan program. Harapannya, pertemuan ini menjadi langkah awal dan memberikan bounding positif sebelum melangkah ke tahapan selanjutnya.

Penulis: Tavia Aulia Agustina

Editor: Ahmad Zamzami, Kamilya Anjani Putri

5 Awardee Beasiswa Desamind 5.0

Siap Mewarnai Desa, Berikut 5 Pemuda Terbaik yang Berhasil Menjadi Awardee Beasiswa Desamind 4.0

By Beasiswa Desamind, Berita Terkini

DESAMIND.ID Surakarta, (17/05) Desamind Indonesia secara resmi mengumumkan 5 penerima Beasiswa Desamind 4.0 setelah melalui seleksi yang panjang dan ketat. Sebanyak 248 pemuda hebat telah mendaftar dan mengajukan inovasi program untuk kemajuan desa.

Proses yang dimulai pada April hingga Mei dengan alur Seleksi Administrasi, Presentasi Grand Design, dan Wawancara mampu menemukan pemuda yang memiliki semangat kontributif dan kapabilitas membangun desa bersama Desamind. 5 pemuda tersebut yaitu:

NamaUniversitasDesa Project
Hikmal Akbar Ibnu SabilUniversitas JemberDesa Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur
Muhammad AyyasUniversitas Pendidikan IndonesiaDesa Kalijati, Kec. Kalijati, Kab. Subang, Jawa Barat
Nur LailaUniversitas Negeri MalangDesa Japan, Kec. Babadan Kab. Ponorogo, Jawa Timur
Taufiq Bayu Nur RahmatUniversitas Negeri YogyakartaDesa Bawuran, Kec. Pleret, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Yanuar Laely Lu’luatul AdhaSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global YogyakartaDesa Sayangan, Kec. Kotagede, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Tabel 1 Daftar Penerima Beasiswa Desamind 4.0

Selain menjalankan proyek sosial, awardee Beasiswa Desamind 4.0 juga mendapatkan berbagai benefit seperti uang saku bulanan atau living allowance, dana proyek sosial, dan pendampingan oleh mentor yang berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Yulia Susanti selaku Directur of Scholarship Division berharap dengan program ini awardee Beasiswa Desamind 4.0 bisa menjadi local heroes dalam memajukan Indonesia.

“Selamat atas pencapaiannya, mari berproses dan menjadi local heroes dengan kemampuan kelas dunia namun berpemahaman akar rumput,” pungkas Yulia Susanti.

Penulis: Ahmad Zamzami

Perjuangkan Kesetaraan Kualitas Pendidikan di Pelosok Indonesia, PIMengajar CT Arsa Foundation Kolaborasi bersama Desamind Indonesia

By Berita Terkini, Press Release
Foto Bersama tim PIMengajar CT Arsa Foundation, Desamind Indonesia, Wali Murid, dll.

Lelogama, NTT, Tim Desamind Research and Training Center mengikuti kegiatan Visit yang dilakukan oleh PIMengajar dari CT Arsa Foundation, Yayasan yang didirikan oleh Chairul Tanjung dan Istrinya ibu Anita. PIMengajar sendiri merupakan sebuah program mengiriman guru muda ke berbagai sekolah di daerah pelosok Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas Pendidikan di daerah. Para guru muda tersebut ditempatkan selama satu tahun, salah satunya adalah di SD Negeri 2 Lelogama, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Tim Desamind yang terdiri dari Hardika Dwi Hermawan dan Sakti Krisna Wijaya dilibatkan untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan visit kali ini sekaligus memberikan pelatihan literasi digital bagi guru dan siswa di sekolah tersebut. Keberadaan internet dan teknologi informasi yang makin meluas ke pelosok negeri perlu diimbangi juga dengan pemanfaatan yang optimal untuk mendukung peningkatan kualitas Pendidikan, terlebih peran teknologi informasi dalam mendukung pembelajaran sangatlah signifikan.

Kegiatan visit diawali dengan upacara penyambutan pada hari Minggu, 28 April 2024. Kegiatan disambut dengan tarian penyambutan yang ditampilkan oleh anak-anak dan pengalungan kain tenun kepada tamu, yaitu tim dari CT Arsa Foundation dan Desamind Indonesia Foundation. Kegiatan pembukaan juga dilanjunkan dengan penampilan pembacaan puisi dan fashion show pakaian adat khas Nusa Tenggara Timur yang juga dilakukan oleh siswa-siswi SD N 2 Lelogama. Dalam sabutannya, pihak CT Arsa yang diwakili oleh Bapak Azhar menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bertujuan untuk memantau perkembangan program dan keterdampakan guru muda di sekolah, sekaligus pemberian pelatiahan literasi.

Hari kedua di Lelogama, Senin, 29 April 2024 diisi dengan serangkaian kegiatan yang cukup padat, mulai dari pelaksanaan shooting pengambilan kopi dan proses pengeolahan kopi dan juga pelaksanaan pelatihan literasi digital bagi guru. Pelatihan Literasi Digital bagi guru diisi dengan pemberian materi terkait TPACK dan juga perkembangan teknologi media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mendukung pembelajaran yang diisi oleh Hardika Dwi Hermawan. Guru juga diajak untuk berpartisipasi membandingkan karakteristik media jaman mereka bersekolah dan saat ini. Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan praktek penggunaan Chat GPT untuk memberikan referensi konsep pembuatan power point materi pembelajaran yang diberikan oleh Sakti Krisna Wijaya. Guru sangat antusias mengikuti dari awal hingga akhir. Kegiatan dilanjutkan dengan melihat pameran hasil karya siswa di ruang kelas dua, dimana siswa membuat rumah bulat khas NTT dan juga kolase foto-foto kegiatan mereka selama didampingi guru muda.

Hari ketiga di Lelogama, Selasa 30 April 2024 dilanjutkan dengan belajar proses pembuatan kain tenun khas NTT dan juga pelatihan literasi digital bagi siswa-siswi. Siswa/I diajarkan bagaimana teknologi dapat membantu mereka meraih impian dan cita-cita apabila dimanfaatkan dengan baik, pelatihan diawali dengan belajar di dalam kelas, kemudian sianghari dengan belajar di pinggir sungai. Aktivitas belajar dipinggir sungai dan bukit sangat menyenangkan, siswa diberikan materi tentang landasan cara berpikir komputasional secara ringan dan menyenangkan. Anak-anak mencoba memecahkan beberapa kode dan akhirnya membuat tulisan “LELOGAMA” serta praktik menggunakan teknologi virtual reality. Kegiatan di hari ketiga cukup padat, selain pelatihan, kunjungan ke sumber air, pemberian vitamin juga dilakukan, dan lomba makan krupuk juga menjadi agenda yang menarik bagi anak-anak untuk diikuti.

Sakti Krisna Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berkesan dan bermakna, dimana membuat dirinya lebih memahami terkait kondisi Pendidikan Indonesia di daerah 3T serta peran anak muda untuk terlibat didalamnya dalam meningkatkan kualitas Pendidikan. Hardika juga menambahkan, semoga kedepannya dapat berkolaborasi Kembali dengan PImengajar dari CT Arsa Foundation untuk pelaksanaan kegiatan pemberdayaan berikutnya.

Pelantikan Desamind Chapter 2024: 380 Pemuda Siap Berkontribusi dari Desa untuk Indonesia

By Berita Terkini, Press Release

DESAMIND.ID Surakarta, (21/03) – Desamind Indonesia secara resmi melantik 380 perangkat Desamind Chapter periode 2024 yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sekaligus sukses melaksanakan reuni akbar via online zoom meeting.

Berdasarkan hasil open recruitment tahun 2024, terdapat lima chapter baru yang akan ikut serta mengepakkan sayap memajukan desa bersama Desamind. Chapter-chapter tersebut yaitu Malang, Majalengka, Maros, Magelang, dan Asmat. Dengan demikian, Desamind Chapter Indonesia saat ini adalah 14 yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Antusiasme Perangkat Chapter Asmat. Foto/doc.Desamind

Dalam kesempatan pelantikan ini, Director Chapter Division, Abdul Aziez memberikan suntikan semangat kepada seluruh anggota chapter untuk senantiasa menyalakan lilin-lilin desa di Indonesia melalui berbagai gerakan.

“Momentum ini menjadi langkah awal teman-teman untuk nantinya berkontribusi untuk desa. Mari terus semangat dan saling menguatkan,” ungkap Aziez.

Agenda pelantikan yang melibatkan seluruh perangkat chapter dan pengurus Desamind Indonesia ini juga dimanfaatkan sebagai reuni akbar dalam rangka mempererat tali silaturrahim dan saling sharing sejauh mana peran Desamind dalam memberikan kontribusi positif.

Managing Director Desamind, Zakky Muhammad Noor dalam kesempatan ini berpesan untuk terus menjaga Core Values Desamind yang menjadi nilai-nilai utama dan perlu dijunjung tinggi dalam menjalankan program-program kebermanfaatan dari desa untuk Indonesia.

Fun. Ownership, Collaborative, and Integrity harus kita pegang dan terus dijadikan pedoman agar apa yang kita lakukan benar-benar memiliki impact positif,” pungkas Zakky.

Penulis: Abdul Aziez

Editor: Ahmad Zamzami