Skip to main content
Category

Berita Terkini

WOS CIPAKU, Produk Kolaborasi Desamind, Karangtaruna Trigantara Desa Cipaku dan Zahira Mitra Syariah di Tengah Pandemi

By Berita Terkini

Purbalingga, Jawa Tengah –  Wos Cipaku merupakan produk Beras asli petani lokal yang dikelola langsung oleh Karangtaruna Trigantara Desa Cipaku, Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah. Produk ini merupakan hasil kerjasama dan binaan Desamind beserta Zahira Mitra Syariah yang berkolaborasi dengan Karangtaruna Trigantara yang bertujuan untuk mewujudkan kemandirian Karangtaruna dan juga mendukung program-program kebaikan karangtaruna, seperti kegiatan Komunitas Cipaku Peduli (KCP) yang berada di bawah naungan karangtaruna yang telah berlangsung selama 2 tahun. KCP aktif dalam melakukan kegiatan sosial, pendidikan, dan kolaborasi kebaikan lainnya yang fokus terhadap masyarakat Desa Cipaku.

PEMBENTUKAN KOMUNITAS CIPAKU PEDULI (KCP) OLEH KARANGTARUNA TRIGANTARA DESA CIPAKU DENGAN KKN UNSIQ (MARET, 2019)

Selama ini, program-program yang dilaksananakan oleh Komunitas Cipaku Peduli (KCP) banyak didukung oleh swadana masyarakat, baik berupa uang maupun materi. Adanya Wos Cipaku yang mulai diproduksi pada tanggal 2 Februari 2021 ini menambah peluang pemasukan dengan mengangkat semangat “Membeli = Bersedekah.”. Keuntungan Wos Cipaku sebagian dimasukan dalam kas Karangtaruna untuk mendukung Program Komunitas Cipaku Peduli.

“Karangtaruna dan KCP telah aktif melakukan berbagai kegiatan di Desa Cipaku sejak 2 tahun yang lalu, seperti pendirian rumah singgah, pembagian sembako kepada warga secara rutin, pemberian bantuan dana pendidikan kepada anak yatim/dhuafa, kolaborasi program bersama KKN, Mata Garuda LPDP, dan komunitas lainnya. Dan saat ini kami sangat bersyukur dengan adanya Wos Cipaku hasil kerjasama dengan Desamind dan Zahira Mitra Syariah.” Ungkap Dheni Fedianto, Ketua Karangtaruna Trigantara Desa Cipaku

KEGIATAN SOSIAL BERSAMA KKN UMP/UTY DI DESA CIPAKU

Dalam hal ini, Desamind berperan dalam menjadi partner dan Pembina produk Wos Cipaku. Mulai dari perencanaan, desain, pencarian kerjasama pemodalan hingga dukungan marketing dan promosi. Wos Cipaku sendiri telah memiliki akun instagram dan tiktok yang dikelola langsung oleh tim dari Desamind dan Karangtaruna (akun ig dan tiktok @woscipaku.pbg).

Zahira Mitra Syariah, sebagai mitra pembiayaan berbasis syariah memberikan dukungan penuh untuk memberikan modal agar produk ini bisa diterapkan. Zahira Mitra Syariah sendiri merupakan salah satu partner strategis Desamind dalam pemberian dukungan terhadap UMKM ataupun produk-produk masyarakat lainnya.

WOS CIPAKU

Desamind, Zahira Mitra Syariah, dan tentunya Karangtaruna Trigantara Desa Cipaku berharap kolaborasi ini terus berjalan. Mengingat beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Membeli Wos Cipaku, tidak hanya membuat perut kita kenyang, namun juga dapat menjadi pahala, karena membeli  sama dengan bersedekah. Semoga Wos Cipaku menjadi salah satu jalan kebaikan  untuk membuka semangat pemuda Desa untuk aktif dalam memperdayakan Desanya.

Wos Cipaku tersedia dalam dua kemasan yaitu 2,5 dan 5 kg. Wos Cipaku dapat menjadi pilihan kebutuhan rumah tangga ataupun kegiatan komunitas. Desamind, Ingat Bangsa, Ingat Desa!

Buletin Lilin-Lilin Desamind Community Vol 1 No 1 Tahun 2021 “Nyalakan Lilin-Lilin Desa di Penjuru Indonesia.”

By Berita Terkini, Buletin

Bulletin LLD Community Desamind Vol 1 No 1 Tahun 2021 merupakan Buletin yang berisikan hasil dari rangkuman materi Festival Lilin-Lilin Desamind Community pada akhir 2020 dengan 12 Pemateri dari berbagai regional LLD Community di Indonesia. Semoga Buletin LLD ini dapat memberikan gambaran berbagai program yang dapat dilakukan untuk pengembangan Desa.

Pengumuman Lima Peserta Lolos Beasiswa Desamind 1.0

By Beasiswa Desamind, Berita Terkini, Program Unggulan Desamind

Beasiswa Desamind 1.0 Tahun 2020 dibuka pada awal bulan Agustus 2020 hingga akhir September 2020. Beasiswa Desamind 1.0 dipersembahkan khusus bagi mahasiswa yang berasal dari Desa di Seluruh Indonesia namun sedang menempuh studi S1/Diploma di PTN/PTS di Solo Raya dan DIY. Sejak dua bulan pendaftaran dibuka, 409 mahasiswa mendaftar program tersebut yang kemudian dipilih menjadi 16 orang finalis yang maju di babak substansi untuk kemudian dipilih lima orang terbaik untuk menjadi awardee Beasiswa Desamind 1.0. Acceptance rate (presentase penerimaan) Beasiswa Desamind 1.0 hanya 1,2%, menunjukan betapa ketatnya proses yang dilalui para penerima.

Seleksi tahap pertama adalah seleksi administrasi dan validasi data. Bagi peserta yang lengkap dan lolos administrasi dan validasi data, peserta akan masuk ke bagian penilaian berkas, termasuk grand desain program pengabdian yang dilakukan oleh lima tim penilai. Selanjutnya diperoleh 16 nama finalis yang lolos tahap substansi yang akan mengikuti tahap wawancara. Tahap wawancara dilakukan oleh tiga orang juri yaitu Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE), Evi Lesatari, B.Ed, dan Zakky Muhammad Noor, S.E secara online. Ketiga juri tersebut menilai grand desain dan juga karakter diri dari para calon penerima Beasiswa Desamind 1.0.

Proses seleksi tahap Akhir dengan salah satu calon Penerima Beasiswa Desamind.10

Para penerima Beasiswa Desamind 1.0 ini nantinya tidak hanya mendapatkan uang saku bulanan selama satu tahun penuh, namun mereka juga akan mendapatkan dana program bantuan pengabdian untuk grand desain yang telah diajukan. Selain itu, penerima Beasiswa Desamind 1.0 juga berhak mengikuti Leadership Camp, mendapat mentor untuk program pengabdian, mengikuti beragam kelas pengembangan, serta mengikuti program-program unggulan Desamind lainnya.

Berikut lima nama yang berhasil lolos Beasiswa Desamind 1.0:

  1. Aan Munandar mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta (UPNYK) berasal dari Desa Sendangsari, Yogyakarta.
  2. Alfiana Eka Priyanika mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), berasal dari Desa Jombor, Kab. Klaten.
  3. Aulia Syifa Ardiati mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Yogkakarta (UPNYK) berasal dari Desa Adipala, Kabupaten Cilacap.
  4. Bagas Primandaru mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berasal dari Desa Trikarso Kab. Kebumen.
  5. Emi Triani mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), berasal dari Desa Sambon, Kab. Boyolali.

Berpegang pada kutipan Bung Hatta “Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, Tapi Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di Desa.” Desamind berusaha untuk membangun rasa optimis dalam diri setiap pemuda/i untuk bergerak bersama memajukan bangsa lewat akar rumput yaitu desa.

Desamind! Ingat Bangsa, Ingat Desa!

Beasiswa Desamind 1.0

By Beasiswa Desamind, Berita Terkini

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Hak setiap warga negara tersebut telah dicantumkan dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar 1945. Sejalan dengan pasal tersebut tertuang juga dalam AD/ART Desamind Pasal 1 berbunyi Desamind merupakan Organisasi Non-Profit yang bergerak sebagai partner masyarakat Desa dalam bidang pendidikan dan sosial untuk membentuk masyarakat yang maju, berdaya saing, dan melek peradaban. Sehingga apa yang tertuang pada UUD 1945 dan AD/ART Desamind menjadikan dasar dalam memajukan bangsa Indonesia dimulai dari Desa.

Desamind dalam hal ini berinisiatif memberikan beasiswa bagi mahasiswa/i on going program diploma ataupun sarjana (D3/D4/S1) dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berasal dari desa. Penerima Beasiswa Desamind wajib berkontribusi dengan menyelenggarakan kegiatan pada suatu desa. Pemberian beasiswa untuk masyarakat desa yang dimaksudkan untuk memperluas kesempatan masyarakat desa dalam mengenyam pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta berkontribusi nyata bagi desa.