Skip to main content
Category

Desamind Chapter

Desamind Chapter Asmat: Melangkah Bersama Ciptakan Kebermanfaatan di Tanah Papua

By Berita Terkini, Desamind Chapter

Papua Selatan (14/10) Desamind Chapter Asmat mencatatkan babak baru penuh arti dalam perjalanan mendampingi masyarakat lokal. Simon P. Sarkol, S.M., Kepala Chapter dan Kondrada Tanggurop, S.Hut., Wakil Kepala Chapter berkesempatan melakukan pertemuan istimewa dengan Kepala Kampung Bis Agats, Fransiskus Heatubun, S.Pd.

Bertempat di Kantor Kampung Bis Agats, kedua belah pihak membahas isu-isu terkini terkait pedesaan dan pada akhirnya mencetuskan kolaborasi untuk perubahan dan kebermanfaatan desa yang ditandai dengan penjajakan Memorandum of Understanding (MoU). Dalam hal ini, secara resmi Kampung Bis Agats menjadi Desa Mitra Desamind Chapter Asmat. 

Selama satu tahun ke depan, berbagai program akan dijalankan dengan melihat dan memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) serta sumber daya alam (SDA) yang ada. Simon P. Sarkol mengungkapkan, kerja sama ini merupakan sebuah momentum untuk memulai gerakan dengan landasan semangat gotong royong membangun desa. Sebuah kolaborasi yang diharapkan mampu menjadi pelopor pengabdian masyarakat di daerah Timur Indonesia, khususnya Papua.  

“Ketika pena menyentuh kertas, bukan hanya tinta yang mengalir, tetapi juga mimpi besar untuk membawa perubahan positif bagi komunitas ini. Kami sadar, ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan awal dari komitmen panjang yang membutuhkan kerja keras, ketulusan, dan kolaborasi erat,” ungkap Simon.

Gambar 1. Penandatangan MoU oleh Kepala Kampung Bis Agats (Doc. Desamind Chapter Asmat)

Fransiskus Heatubun merasa bangga dengan adanya kolaborasi ini. Ia berharap Desamind Chapter Asmat mampu memberikan inspirasi bagi komunitas lainnya dengan membuat program-program berkelanjutan melalui pelibatan berbagai pihak demi mengembangkan daerah.

“Rasanya begitu terharu dan bangga. Kami yakin, setiap langkah kecil yang dimulai hari ini akan menjadi pondasi kuat bagi generasi mendatang,” papar Fransiskus.

Lebih lanjut, Fransiskus memastikan pihak pemerintah desa dan masyarakat akan mendukung penuh gerakan yang akan dilakukan oleh Desamind Chapter Asmat sebagai bentuk nyata semangat gotong royong menuju masa depan desa yang lebih baik.

“Mari melangkah dengan hati penuh syukur, berharap apa yang telah dimulai akan terus tumbuh dan memberi dampak positif,” pungkas Fransiskus

Penulis: Desamind Chapter Asmat

Editor: Ahmad Zamzami

Desamind Chapter Purbalingga Ajak Siswa SMPN 3 Kutasari Cintai Lingkungan Lewat Sosialisasi Sampah, Penanaman, dan PHBS

By Artikel, Berita Terkini, Desamind Chapter

DESAMIND.ID — Desamind Chapter Purbalingga kembali beraksi di SMPN 3 Kutasari dengan mengadakan kembali Sosialisasi bertema “Pengelolaan Sampah, Penanaman, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” pada Selasa (01/10). Sosialisasi berlangsung dari pukul 08.00 – 12.30 WIB kepada 400 siswa kelas 7, 8 dan 9 di SMPN 3 Kutasari, tepat setelah mereka menyelesaikan Ujian Tengah Semester (UTS). Momen ini menjadi kesempatan emas bagi para siswa untuk berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan sekaligus menyegarkan semangat mereka setelah ujian.

Sosialisasi ini dikemas dengan cara yang seru dan edukatif, diawali dengan ice breaking dan pemberian materi mengenai sampah, mencakup pengertian sampah, jenis-jenis sampah, serta cara pengelolaannya secara bijak. Para siswa diajak untuk memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan bagaimana mengurangi sampah dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Sumber: dokumentasi pribadi

Pada materi berikutnya mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) disampaikan dengan cara yang interaktif. Selain memberikan informasi penting, siswa diajak bernyanyi bersama untuk mempermudah mereka mengingat kebiasaan hidup bersih, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta pentingnya pola makan sehat. Pendekatan ini membuat suasana lebih menyenangkan dan penuh semangat.

Bagian paling seru dari acara ini adalah sesi praktek penanaman yang melibatkan seluruh siswa. Setiap siswa diminta membawa botol bekas dari rumah yang akan digunakan sebagai wadah penanaman. Mereka dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari 7 orang. Dalam praktek ini, siswa mengikuti langkah-langkah sederhana mulai dari mengambil tanah, melubangi bagian bawah botol untuk drainase air, hingga mengambil bibit caesim dan kangkung yang telah disediakan oleh tim Desamind. Setelah itu botol yang sudah diisi dengan bibit kemudian ditempatkan di taman sekolah untuk dirawat bersama-sama. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menanam, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk merawat tanaman sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan hidup.

Kegiatan siswa mengolah sampah

Kepala Sekolah SMPN 3 Kutasari, Bapak Priyanto, S.Pd.I., M.Pd.I. menyatakan, “Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif. Dengan bekal pengetahuan yang mereka peroleh, kami yakin siswa dapat berkontribusi lebih dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan pola hidup yang lebih sehat.”

Dengan diadakannya sosialisasi ini, semoga seluruh siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terinspirasi untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga lingkungan. Kami berharap setiap siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip yang telah dipelajari tentang pengelolaan sampah, penanaman, dan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui tindakan kecil yang konsisten, mereka dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Mari kita wujudkan bersama dunia yang lebih baik, dimulai dari langkah-langkah kecil yang kita ambil hari ini!

Tingkatkan Motivasi Pendidikan, Lilin Lilin Inspirasi Hadir di Pasuruan

By Berita Terkini, Desamind Chapter

DESAMIND.ID  Pasuruan, (30/6) – Desamimd Indonesia, Desamind Research and Training Center, Desamind Chapter Pasuruan, dan Karang Taruna Desa Pakijangan berhasil berkolaborasi menyelenggarakan Lilin Inspirasi Pasuruan.

Lilin Inspirasi kali ini diisi dengan beberapa kegiatan dalam rangka mengenalkan computational thinking dasar dan gerakan motivasi meraih mimpi. Mengemas pembelajaran computational thinking dengan bermain Makey-Makey memberikan pengalaman menyenangkan dalam memantik berfikir komputasi anak-anak.  Mereka bisa belajar mengubah dedaunan dan buah menjadi alat musik sederhana. Bukan hanya itu, berbagai permaianan seperti gerak pendeteksi, bisik kalimat, dan membuat barisan menjadikan kegiatan semakin seru.

Foto 1. Belajar Makey-Makey (Dok. Desamind Chapter Pasuruan)

Gilang Rizal, Kepala Desamind Chapter Pasuruan membuka kegiatan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dedikasinya sehingga kegiatan Lilin Inspirasi Desamind bisa diselenggarakan di Pasuruan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman semua dan masyarakat Pakijangan yang telah mendukung kami. Keterlibatan kalian semua menjadikan motivasi kami untuk selalu bergerak demi kebaikan, salah satunya melalui gerakan Lilin Inspirasi Pasuruan ini,” ungkap Gilang.

Foto 2. Sesi Gerakan Meraih Mimpi (Dok. Desamind Chapter Pasuruan)

Lilin Inspirasi Pasuruan merupakan kegiatan pertama kali diselenggarakan dan harapannya mampu memotivasi anak-anak dan menjadi batu loncatan untuk terus semangat dalam menggapai mimpi. Qonita, salah satu peserta, merasa senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa bermain sambil belajar dan diarahkan agar nantinya mampu meraih cita-cita.

“Tadi kami bersenang-senang diajarai kakak-kakak membuat musik dari daun dan buah, melakukan permainan, dan menulis cita-cita,” ungkap Qonita yang memiliki keinginan menjadi guru.

Penulis : Khoirun Nisa’

Editor  : Ahmad Zamzami