Skip to main content
All Posts By

Yesi Rahma Mustika

Cetak 108 Local Heroes, Desamind Indonesia Sukses Gelar Bootcamp Strategic SDGs-Based Rural Community Empowerment Specialist

By Berita Terkini, Press Release

Surakarta, 20 Juni 2026 – Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks, mulai dari isu lingkungan, ketimpangan sosial, hingga transformasi digital. Oleh karena itu, kebutuhan akan hadirnya generasi muda yang mampu menjadi penggerak perubahan semakin mendesak. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Local Heroes by Desamind Indonesia sukses menyelenggarakan program “Bootcamp Strategic SDGs-Based Rural Community Empowerment Specialist”. Pelatihan intensif ini dirancang untuk mencetak calon pemimpin muda dan praktisi pemberdayaan masyarakat desa yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi desa-desa di Indonesia.

Program ini menjadi ruang belajar sekaligus laboratorium sosial bagi para mahasiswa, pemuda, aktivis, pegiat desa, dan siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat. Tidak sekadar menawarkan teori, Bootcamp Sekolah Local Heroes Desamind 2026 ini mengajak peserta memahami persoalan desa secara langsung, memetakan potensi lokal, serta merancang program pemberdayaan yang berorientasi pada dampak jangka panjang dan keberlanjutan.

Mengusung pendekatan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), program ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan strategis yang dibutuhkan untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya masing-masing. Melalui pembelajaran yang aplikatif ini, peserta diajak melihat desa bukan sebagai wilayah yang tertinggal. Sebaliknya, desa dilihat sebagai ruang tumbuh bagi berbagai inovasi sosial desa yang mampu menjawab tantangan masa depan.

“Pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun kapasitas manusianya. Ketika generasi muda memiliki kapasitas, kepedulian, dan kemampuan untuk mengorganisasi masyarakat, maka perubahan yang berkelanjutan akan lebih mudah diwujudkan,” ungkap Hardika Dwi Hermawan selaku President Director dalam sambutannya.

Belajar dari Praktik dan Capaian Luar Biasa Peserta

Kurikulum dalam Bootcamp Sekolah Local Heroes Desamind 2026 dirancang dengan orientasi penuh pada kebutuhan nyata di lapangan. Peserta mempelajari berbagai aspek penting dalam pemberdayaan masyarakat desa, mulai dari pemahaman tentang SDGs Desa, tantangan pembangunan berkelanjutan, kepemimpinan pemuda, gerakan komunitas. Selain itu, mereka belajar teknik penelitian sosial serta praktik social mapping sebagai dasar penyusunan program yang tepat sasaran.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait perencanaan program sosial desa. Mereka juga dibekali strategi kampanye digital dan pemanfaatan digital tools. Di samping itu, terdapat materi teknik monitoring, evaluasi, dan pengukuran dampak program. Seluruh proses pembelajaran ini ditutup dengan penyusunan final project. Kemudian, hasilnya dipresentasikan di hadapan mentor dan praktisi.

Melalui pendekatan dari seluruh rangkaian tersebut, pelatihan ini berhasil meluluskan 108 peserta dari berbagai daerah, sebanyak 95% peserta dinyatakan Lulus dengan predikat Sangat Baik, sebuah angka yang membuktikan komitmen tinggi dari para calon spesialis pemberdayaan masyarakat ini.

Apresiasi Peserta dan Proyek Sosial Terbaik 2026

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama program, panitia penyelenggara Bootcamp Sekolah Local Heroes mengumumkan nama-nama peserta serta inovasi sosial desa terbaik dalam angkatan ini:

  • Peserta Terbaik 1: Andhika Januardyh (Kota Tarakan, Kalimantan Utara)
  • Peserta Terbaik 2: Marco Timothy Manurip (Surabaya, Jawa Timur)
  • Proyek Sosial Terbaik 1: Muhammad Fajar Firdaus – Handil Bakti Eco-Digital Village (Handil Bakti, Kalimantan Selatan)
  • Proyek Sosial Terbaik 2: Anak Agung Istri Agung Adnyani – Desa Mandiri Pangan (Kelurahan Bitera, Provinsi Bali)

Membangun Jejaring Penggerak Desa dan Ekosistem Kolaboratif

Salah satu nilai tambah dari Bootcamp Sekolah Local Heroes ini adalah kesempatan untuk membangun jejaring lintas daerah di Indonesia. Melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi mendalam, para peserta berhasil membentuk ekosistem kolaboratif yang kuat untuk mendukung aksi sosial mereka di masa depan. 

Di era digital yang terintegrasi, keberhasilan pembangunan masyarakat tidak lagi ditentukan oleh kerja individu, melainkan oleh kekuatan sinergi multitaraf. Oleh karena itu, bootcamp ini tidak hanya fokus pada pengembangan kompetensi personal, melainkan juga pada pembentukan komunitas pembelajar (community of practice) yang saling menguatkan antar-wilayah.

Metode Pelaksanaan yang Fleksibel dan Didukung Mitra Strategis

Program ini sukses dilaksanakan secara daring menggunakan kombinasi metode synchronous dan asynchronous learning melalui platform Zoom dan Learning Management System (LMS) Sekolah Local Heroes. Fleksibilitas ini memungkinkan para pemuda dari pelosok negeri untuk tetap berpartisipasi aktif tanpa mengorbankan aktivitas utama mereka.

Kesuksesan agenda besar ini tidak lepas dari dukungan penuh para mitra strategis yang memiliki komitmen serupa terhadap pembangunan SDM Indonesia, antara lain Danantara Indonesia, Pertamina Foundation, Desamind Research and Training Center, serta Gress Tropika Fruitindo.

Menyiapkan Local Heroes untuk Indonesia Masa Depan

Lebih dari sekadar pelatihan biasa, program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan kepemimpinan sosial Indonesia. Desa membutuhkan lebih banyak tangan-tangan terampil yang mampu membaca persoalan secara kritis, mengorganisasi potensi lokal, serta menghadirkan solusi yang berdampak luas.

Melalui rilisnya angkatan baru ini, Desamind Indonesia berharap para alumni dapat menjadi Local Heroes sejati di daerahnya masing-masing — menghubungkan teori akademik dengan aksi nyata di lapangan, serta mentransformasikan pembangunan desa menjadi gerakan kolektif menuju Indonesia yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.

Karena setiap perubahan besar selalu dimulai dari komunitas yang bergerak. Dan komunitas yang bergerak, selalu dimulai dari satu orang yang berani mengambil langkah pertama.

Penulis: Kiki Irafa

Editor: Yesi Rahma Mustika

 

Desamind Pasuruan Perkuat Sinergi di Raker Tahunan, Dorong Digitalisasi dan Edukasi Desa 

By Artikel, Berita Terkini, Desamind Chapter, Press Release

Pasuruan – Desamind Chapter Pasuruan sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan pada Minggu (5/10/2025) di Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dihadiri 12 perwakilan divisi, kegiatan ini menetapkan program kerja strategis untuk setahun ke depan, dengan fokus utama pada pengembangan Desa Tambaksari.

Salah satu hasil kunci Raker adalah peluncuran empat program unggulan, termasuk Tambaksari Digital Journey yang berfokus pada digitalisasi potensi desa. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana, Ridha Ritama Trisani. 

“Saya selaku Ketua Pelaksana, berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan Raker ini. Mari kita jadikan Rapat Kerja  ini sebagai momentum untuk memantapkan diri dalam membawa Desamind Chapter Pasuruan mengangkat Desa Tambaksari menjadi desa yang lebih baik lagi,” ujar Ridha.

Sambutan berikutnya diberikan Wawan Darmawan selaku Kepala Desa Desamind Chapter Pasuruan, “Mari kita manfaatkan Raker ini untuk sharing ide-ide keren dan ngobrol nyaman. Dan setelah ini, kerjaan kita di Desa Tambaksari jadi makin on point, terasa dampaknya, dan Desamind Chapter Pasuruan bisa jadi lebih baik lagi,” ujar Wawan.

Memasuki kegiatan inti, setiap divisi mempresentasikan program kerjanya, kemudian saling memberikan saran dan tanggapan untuk memperjelas programnya. Rapat diakhiri dengan diskusi Badan Pengurus Harian (BPH) yang membahas serta menetapkan program kerja yang telah disepakati bersama.

Tahun ini terdapat empat program utama yang akan dijalankan, yakni Tambaksari Digital Journey, Sosmed Academy: Cerdas Branding Digital, Betari (Belajar Tambaksari Asri), dan Agri Edukita.

  • Tambaksari Digital Journey: Inisiatif pemasaran digital untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kehidupan masyarakat Desa Tambaksari melalui platform media sosial dan konten visual menarik.
  • Sosmed Academy: Cerdas Branding Digital : Pelatihan dengan narasumber ahli untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kreativitas, desain grafis, dan strategi konten digital.
  • Betari (Belajar Tambaksari Asri): Kegiatan belajar seru dengan suasana menyenangkan melalui permainan edukatif. 
  • Agri Edukita: Program edukasi pengelolaan sampah agar dapat dimanfaatkan menjadi pupuk, pakan ternak, atau produk lainnya.

Selain empat program utama tersebut, terdapat pula program pendukung dari Divisi Internal, yaitu Makrab dan Internal Awarding. Kedua kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan internal yang aktif, suportif, serta mendorong pengembangan diri secara personal maupun profesional agar lebih siap terjun dalam kegiatan sosial dan edukasi masyarakat.

Selain itu, Divisi Media dan Informasi juga menetapkan empat kegiatan, yaitu peringatan hari besar nasional dan hari besar Islam, publikasi after event untuk memperkuat citra organisasi, penyebaran informasi desa mitra melalui program FYI di media sosial, serta Podmind, yakni program podcast yang menghadirkan berbagai narasumber dengan topik menarik bagi audiens internal maupun eksternal.

Kemudian, dari Divisi Kewirausahaan terdapat program Branding Produk UMKM sebagai bentuk promosi digital untuk memperkenalkan potensi produk-produk lokal di Desa Tambaksari melalui platform media sosial. Sementara itu, Divisi Eksternal juga akan menjalankan tiga program, yaitu Sinau Bareng Chapter, studi banding dengan chapter lain untuk berbagi praktik dan pengelolaan organisasi, serta Cooler (Cooperation with Stakeholder) yang berfokus pada kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan sesuai kebutuhan program kerja Desamind Chapter Pasuruan, termasuk portal Desamind untuk publikasi berita kegiatan.

Meski sempat tertunda, Rapat Kerja Tahunan Desamind Chapter Pasuruan berjalan lancar dan penuh semangat Melalui penetapan program ini, organisasi berharap dapat memperkuat sinergi antardivisi, memperluas dampak sosial pengembangan Desa Tambaksari, serta meneguhkan komitmen dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya di Pasuruan.

Penulis: Mukhammad Thoriq Aziz 

Editor: Yesi Rahma Mustika