Skip to main content
Category

Press Release

Tingkatkan Literasi Nglegi

Tingkatkan Daya Literasi, Saung Lentera Nglegi Gelar Ajang Literasi 2022

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments

NGLEGI, saung lentera – Ajang Literasi 2022 dilaksanakan secara meriah pada tanggal 09 Oktober 2022 di Sekretariat Saung Lentera Nglegi (Nglegi, RT 011/ RW 003). Sebanyak 35 orang anggota Saung Lentera Nglegi tergabung menjadi peserta dari Ajang Literasi 2022.

 Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus Saung Lentera Nglegi binaan Yayasan Desamind Indonesia, forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kapanewon Patuk serta menggandeng Balai Bahasa Provinsi DIY. Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Penasihat Saung Lentera Nglegi sekaligus Pimpinan Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kapanewon Patuk, serta sambutan dari perwakilan Balai Bahasa DIY.

Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu ini menyajikan rangkaian-rangkaian acara yang sarat akan pengetahuan mengenai literasi dengan berbagai topik bahasan dan penampilan menarik dari para peserta  yang hadir seperti diskusi manajemen komunitas literasi, pelatihan menulis cerita bergambar, berbagi kisah pendongeng TBM menggunakan media boneka tangan, praktik literasi sekolah, praktik literasi finansial, praktik baik kolaborasi gerakan literasasi masyarakat, dan tak lupa penampilan-penampilan memukau dan menghibur seperti menyanyi, puisi berantai, cerita pendek berbahasa jawa, musikalisasi puisi, serta  hafalan surat-surat pendek dan doa.

Turut hadir juga penggiat literasi dari tokoh masyarakat yang ikut menyemarakkan kegiatan Ajang Literasi 2022 ini, diantaranya Bapak Yurianto, Ibu Wasriyati, S.Pd, AUD, dan Kak Noor dari Balai Bahasa DIY. Selain menyelenggarakan diskusi interaktif dan penampilan bakat-bakat literasi serta doorprize bagi peserta yang hadir, juga memberikan paket alat tulis kepada masing-masing peserta berupa buku tulis, tempat pensil, bolpoin, pensil, peghapus, penggaris, rautan serta pembagian botol minum pada pertemuan sebelumnya yang di support juga oleh Komunitas Saudara Pulau serta Kak Papsky (Putri Aulia Pasa) selaku salah satu Mentor Awardee Beasiswa Desamind 2.0 . Adapun support uang saku yang diberikan kepada masing-masing peserta yang hadir sebesar sepuluh ribu rupiah dari Ibu Wasriyati,S.Pd, AUD sebagai penyemangat peserta untuk terus berkegiatan di Saung Lentera Nglegi

Terakhir dalam Diskusi Ajang Literasi ini, Kak Noor menitipkan pesan kepada pengurus Saung Lentera Nglegi untuk tidak segan terjun bersama masyarakat di dalam TBM dan mengaplikasikan ilmunya serta menjalankan pengabdian kepada masyarakat, karena setiap hal baik pasti dibukakan jalannya. Selalu beri afirmasi positif kepada anak-anak untuk senang membaca, lewat afirmasi positif yang diberikan setiap waktu maka tanpa disadari alam bawah sadarnya akan terbuka dan bekerja.

Penulis : Imelta Indriyani Alfiah

Editor : Papsky

Hardika Menyabet Penghargaan

Hardika Dwi Hermawan, M.Sc(ITE), Founder dan Presdir Desamind Raih Penghargaan Ten Outstanding Young Person

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments

Yogyakarta, Sabtu (8/10) – Pada ajang Ten Outstanding Young Person (TOYP) in Indonesia 2022 yang diselenggarakan di Hotel Royal Ambarukmo, Hardika–founder sekaligus Presdir Desamind Indonesia terpilih menjadi salah satu dari sepuluh anak muda berprestasi berusia di bawah 40 tahun. 

Ajang TOYP 2022 diinisiasi oleh Junior Chamber International (JCI) Indonesia, sebuah organisasi nasional pemuda yang merupakan bagian dari organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia yang berafiliasi pada PBB. JCI intens dalam menciptakan perubahan positif di seluruh dunia dengan mengangkat status pemimpin yang bertanggung jawab dalam ranah sosial dengan rentang usia 18 hingga 40 tahun. Pada ajang TOYP 2022 Hardika mendapatkan penghargaan kategori Kepemimpinan, Kemanusiaan, dan Voluntarism (Voluntary Leadership). Prestasi ini diraih atas kontribusinya sebagai salah satu pendiri dan President Director Desamind Indonesia Foundation, mendorong lahirnya local heroes, pemuda-pemuda yang akan menjadi pemimpin yang kontributif di berbagai wilayah di Indonesia terutama dari desa.

Sebagai generasi penerus bangsa, di mata Hardika para pemuda harus banyak kontribusinya terutama yang tinggal di kawasan pedesaan. Kita semua harus ikut bertanggung jawab atas kesejahteraan dan nasib masyarakat di sekitarnya karena masa depan suatu desa bergantung dari anak mudanya. Melihat kondisi saat ini, banyak anak muda yang kesusahan menjadi local heroes di desanya sendiri. Inilah yang melatarbelakangi Hardika dalam menyuarakan pemuda sebagai aktivis di desa. Sekaligus mengajak dan memberdayakan banyak anak muda, menjadi cahaya bagi desanya. Melalui program-program yang dikembangkan, Desamind dapat menjadi jembatan bagi banyak muda di pedesaan. 

Sementara itu, beberapa tokoh dunia pernah meraih penghargaan Ten Outstanding Young Person saat berusia di bawah 40 tahun. Di antaranya Jackie Chan dari Hong Kong pada 1998, Elvis Presley pada 1970, serta John. F. Kennedy pada 1946. Sederet tokoh lokal juga pernah mendapatkan penghargaan ini. Mulai dari psikolog Seto Mulyadi, pengusaha Aburizal Bakrie, Mendikburistek Nadiem Makarim, hingga politikus Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Berprestasi di usia muda, Hardika tetap sosok bersahaja. Bukan sosok kacang yang lupa akan kulitnya. Karena keberhasilannya saat ini, tak lepas dari dorongan dan kerja keras orang-orang di sekelilingnya. Tak lupa, ucapan terima kasihnya kepada Desamind, UMS, dan masyarakat yang telah mendukung. Penghargaan ini bukan miliknya pribadi. Justru menjadi milik seluruh anak muda, yang berjuang untuk menjadi pemimpin bagi desa. Mantan penerima beasiswa penuh luar negeri dari Pemerintah Indonesia ini berharap, bisa terus mengajak dan memberdayakan anak muda menjadi cahaya bagi desa masing-masing.

Penulis : Septriana
Editor : Papsky dan Syifa

Rapat Kerja Desamind 3.0 di Yogyakarta

Menghadirkan Pemuda dari Penjuru Negeri dalam Rapat Kerja Desamind Indonesia 3.0 

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments

YOGYAKARTA, Desamind – Desamind Indonesia sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) yang bertempat di Kaliurang, Yogyakarta selama 3 hari. Acara ini dimulai pada hari Jum’at, 30 September sampai dengan Minggu, 2 Oktober 2022.

Presiden Director Desamind 3.0, “Rapat kerja ini bertujuan untuk melakukan pembahasan evaluasi diri, merumuskan strategi, dan program operasional yang akan dilakukan Desamind selama satu tahun ke depan. Acara ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi Executive of Desamind (EoD) 3.0.” ujar Hardika Dwi Hermawan.

Sebelum dilaksanakan Raker Desamind 3.0 di Yogyakarta, Pengurus Desamind 3.0 terlebih dahulu sudah melaksanakan rangkaian pra-raker dengan para Director dan Vice Director serta pemaparan RPD (Rencana Program Desamind) kepada Hardika Dwi Hermawan, President Director dan Zakky Muhammad Noor, Manager Director melalui aplikasi Zoom. Hal ini bertujuan agar semua pengurus Desamind 3.0 mengetahui proker yang terdapat di divisi masing-masing dan divisi lainnya.

Hari pertama Raker diisi dengan kegiatan internal dan penyambutan anggota baru EoD Desamind 3.0. Kemudian, pada hari kedua dilanjutkan dengan morning routine, perjalanan menuju Lost World, Stonehenge dan Warung Kopi Merapi hingga siang hari. Pukul 13.30 WIB peserta sudah kembali ke lokasi villa dan mempersiapkan diri untuk pelaksanaan kegiatan inti, yaitu Raker Desamind 3.0. Lalu, pada pukul 14.30 WIB Rapar Kerja Desamind 3.0 dimulai dengan susunan acara yaitu pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sambutan, Penjelasan Teknis Raker Desamind 3.0, Sidang Komisi dan Laporan Hasil Sidang Komisi. Sidang Komisi dibagi menjadi 3 yang meliputi Komisi A, Komisi B dan Komisi C.

Pertama, Komisi A dipimpin oleh Zakky Muhammad Noor. Komisi A meliputi divisi Donation and Fundraising (DnF) dan Secretary and Finance (SF). Pembahasan pada komisi ini meliputi Tata Kelola Organisasi dan Pengembangan Pendanaan. Lalu, Komisi B dipimpin oleh Syifa Adiba. Komisi B meliputi divisi Creative Media (Crevmed) dan Public Relation (PR). Pembahasan pada komisi ini meliputi Humas, Media dan Jurnalistik. Terakhir, Komisi C dipimpin oleh Hardika Dwi Hermawan. Komisi C meliputi Divisi Chapter dan Scholarship dengan pembahasan seputar pengembangan chapter dan beasiswa. Rapat komisi berjalan dengan kritis dan aktif selama 3 (tiga) jam. Setiap komisi tidak hanya terdiri dari 2 divisi terkait. Akan tetapi, terdapat perwakilan diivisi lain yang mengikuti rapat komisi. Hal tersebut menjadikan rapat komisi berjalan dengan objektif dan memperluas elemen dalam menentukan suatu program. 

Setelah diskusi berjalan panjang dan menghasilkan banyak pemikiran baru, acara dilanjutkan dengan laporan hasil sidang komisi dari Komisi A (SF dan DnF), Komisi B (Crevmed dan PR) dan Komisi C (Scholarship dan Chapter) dengan pembacaan RPD bagian Operasional Kegiatan. Raker ini dihadiri puluhan pengurus Desamind Indonesia 3.0.Hari ketiga Raker Desamind 3.0 diisi dengan fun games yang dikemas untuk meningkatkan hubungan diantara pengurus Desamind 3.0 dan olahraga asik. Selepas games  dan olahraga yaitu persiapan kepulangan ke rumah masing-masing. Semoga raker ini bisa menjadi langkah awal yang lebih baik dan segala rencana yang telah disusun dapat terealisasi secara maksimal dan berdampak baik bagi pribadi, organisasi maupun masyarakat.

Author : Papsky
Editor : Syifa Adiba

4 Hari di Atas Lautan, Tim Desamind Sampai di Tempat Pengabdian “Projek Babar Kalesang” PFMuda

By Berita Terkini, Ensiklopedia Desa, Pemberdayaan Kepemudaan, Press ReleaseNo Comments

Disparitas informasi dan teknologi menjadi gap terbesar inovasi dan kemajuan bagi wilayah-wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal di Indonesia. Hingga saat ini, Indonesia masih memiliki banyak pulau terluar yang tidak mendapatkan akses yang sama dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Padahal, potensi manusia untuk tumbuh berkembang menjadi masyarakat sejahtera cukup besar, namun mereka dibatasi akses. Salah satu daerah 3T di Indonesia yang hingga kini hanya memiliki akses listrik dan internet terbatas adalah adalah Pulau-pulau Babar yang terletak di ujung selatan Indonesia yang berbatasan dengan Autralia dan Timor-Timur. Tidak adanya listrik yang mencukupi, menjadikan pulau-pulau Babar yang juga merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Maluku Barat Daya di tahun 2008 memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPB) rendah. Tidak hanya itu, daerah ini juga menduduki rangking terakhir IPM dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku dari tingkat (BPS, 2020).

Desamind Indonesia melalui keikutsertaanya dalam kompetisi Projek Sosial PFmuda pertamina, ambil bagian dalam upaya meminimalisasi gap disparitas informasi dan teknologi yang terjadi. Melalui projek bertajuk Babar Kalesang: Laboratorium Low-Tech Environment Pulau-Pulau Babar, nama Babar Kalesang yang diambil dari nama daerahnya “Babar” dan “Kalesang” yang berarti mengayomi/peduli dalam bahasa Maluku. Desamind Indonesia berkolaborasi dengan Bebras Indonesia Biro UMS, Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (PTI UMS) serta Lembaga Pendidikan yang ada di Desa Tepa melakukan kegiatan dan pelatihan guna mendorong peningkatan wawasan, kapasitas, dan kapabilitas masyarakat Pulau-Pulau Babar dalam bidang akses informasi Pendidikan dan Teknologi.

Bersama Anak-Anak di Babar Timur

Laboratorium Low-Tech Environment merupakan sebuah komitmen untuk memanfaatkan teknologi informasi yang dapat digunakan dalam kondisi rendah teknologi, SMK Negeri 3 Maluku Barat Daya dan SMA Negeri 5 Maluku Barat Daya yang berlokasi di Desa Tepa, Pulau-Pulau Babar dipilih menjadi pilot projek pelaksanaan program ini. Perjalanan Panjang ditempuh selama 6 hari dan 4 hari ditempuh dengan kapal. Kondisi cuaca yang cukup buruk mengakibatkan kapal-kapal lain tidak dapat berlayar. Sabtu, 17 Juli 2022 pukul 12.30 WIT setelah 4 hari melewati cuaca buruk diperjalanan di atas Laut Banda, rombongan baru dapat menepi dengan penjemputan dari pihak kedua sekolah (SMA N 5 dan SMK N 3 MBD). Kegiatan dimulai pada hari Minggu, 18 Juli 2022 dengan melakukan kordinasi lintas sectoral mulai dari sekolah, kepala desa, pengawas sekolah hingga masyarakat umum. Kegiatan penguatan Laboratorium LTE di Desa Tepa mulai berlangsung dari tanggal 18 – 22 Juli 2022 dengan melibatkan tiga komunitas/instansi sebagai peserta kegiatan yaitu anak-anak usia SD-SMP di Desa Tepa, Siswa-Siswi dan guru-guru di SMA Negeri 5 Maluku Barat Daya dan SMK Negeri 3 Maluku Barat Daya. Total peserta yang terlibat dalam Projek ini sekitar 250 peserta (angka yang besar untuk sebuah projek di Daerah 3T). Hal ini dapat dicapai dengan adanya Kerjasama lintas sector dan instansi di Pulau-Pulau Babar.

Bersama Guru peserta Workshop Computational Thinking dan Kurikulum Merdeka

Dengan kondisi lingkungan minim teknologi, projek ini berupaya memaksimalkan teknologi informasi namun dengan penyesuaian kondisi low-tech environment. Beberapa hal yang dilakukan adalah sebelum menyerahkan perangkat teknologi yang dapat digunakan dalam kondisi Low-Tech Environment, tim melakukan pelatihan penggunaan aplikasi offline pembelajaran berbasis android, aplikasi Augmented Reality dan Virtual Reality offline yang ditanam diperangkat mobile, serta penggunaan buku-buku terintegrasi Augmented Reality yang dapat digunakan dalam kondisi tanpa internet.

Pelatihan penggunaan perangkat high tech untuk kondisi minim teknologi seperti VR Box, AR, LED Projector Portable yang mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari siswa dan guru. Tim menghibahkan perangkat tersebut untuk digunakan dalam sekolah sebagai laboratorium low-tech dan dapat dinikmati di Perpustakaan di kedua Sekolah. Selain itu, tim juga melaksanakan Lilin Inspirasi bagi sekitar lebih dari 100 anak-anak usia SD-SMP di Desa Tepa dengan berbagai game yang mengimplementasikan computational thinking metode CS unplugged. CS Unplugged menjadi inovasi yang sangat cocok bagi daerah tanpa teknologi. Kegiatan penguatan Laboratorium LTE juga diberikan dengan memberikan kegiatan parallel bagi siswa dan guru berupa seminar Pendidikan, Seminar Literasi Teknologi, Pengenalan Perangkat Teknologi serta game untuk Siswa-siswa SMA N 5 Maluku Barat Daya dan SMK N 3 Maluku Barat. Hari selanjutnya diisi dengan kegiatan Bersama keluarga SMA N 5 dan SMK N 3 MBD di Kilo 3 dengan mengenal dan menari tradisional khas maluku Bersama dan berolahraga Bersama sembari menikmati pantai.

Pelatihan penggunaan Perangkat Laboratorium LTE

Workshop Computational Thinking dan Sosialisasi Kuirkulum Merdeka juga kepada bapak/ibu guru SMA N 5 dan SMK N 3 Maluku Barat Daya. Pendampingan bagi Siswa dalam belajar Computational Thinking dan persiapan pengikuti tantangan Bebras Indonesia juga diberikan. Selain itu, guru dari kedua sekolah juga diberikan pendampingan dalam pembuatan bahan ajar CT infused. Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari yang dimulai dari kordinasi langsung ini mendapat sambutan yang luar biasa karena mereka sangat jarang sekali mendapatkan kesempatan pelatihan dan kegiatan menginspirasi seperti ini. Peserta pelatihan berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dikemudian hari dan wilayah-wilayah terluar Indonesia semakin mendapatkan perhatian serta laboratorium Low-Tech Environment ini dapat menjadi awal yang baik untuk mengurangi disparitas informasi yang ada.

Bersama para siswa SMA N 5 dan SMK 3 Maluku Barat Daya setelah kegiatan Seminar dan Workshop

Selain itu, salah satu luaran yang diharapkan adalah sekolah dan desa dapat teraliri internet dengan baik. Dari survey broadband yang dilakukan oleh tim, SMK N 3 MBD mengalami gangguan dalam akses internet dan menghambat berbagai pelaksanaan kegiatan dan akses informasi. Tim Desamind kemudian berkordinasi dengan Kominfo dalam program BAKTI – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, dan sekarang sekolah tersebut sudah dapat terhubung dengan Internet Satelit.

Berikut para relawan yang tergabung dalam Projek Sosial Babar Kalesang:

  1. Hardika Dwi Hermawan (Ketua)
  2. Irma Yuliana (Anggota)
  3. Zakky Muhammad Noor (Anggota)
  4. Julianti Madiuw (Anggota)
  5. Rahmat Syawaludin (Anggota)
  6. Nur Kholifah Putri Taufani (Anggota)
  7. Sevia Anggraeni (Anggota)
  8. Muhammad Ertam Hidayat (Anggota)
  9. Arlin Erlianti (Anggota)
  10. Indah Choirun Nisya (Anggota)
  11. Muhammad Luqman Naufal (Anggota)
  12. Khoirudin Nur Wahid (Anggota)

Desamind Turut Serta Rapat Pembahasan Implementasi Pedoman Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa/Kelurahan berbasis Data Desa Presisi

By Berita Terkini, Pemberdayaan Kepemudaan, Press ReleaseNo Comments

Jakarta (28/6) Desamind Indonesia menghadiri Rapat Pembahasan Implementasi Pedoman Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa/Kelurahan berbasis Data Desa Presisi. Rapat yang digelar di lantai 3 Gedung Graha Pemuda Kemenpora RI Pukul 13.00 WIB, dibuka langsung oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Esa Sukmawijaya.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dan arahan Presiden pada Peraturan Presiden (PP) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Permenpora Nomor 32 Tahun 2016 tentang Sentra Pemberdayaan Pemuda, Permenpora Nomor 1 Tahun 2018 tentang Strategi, Capaian dan Kurikulum Sentra Pemberdayaan Pemuda, dimana secara kelembagaan, SPP pada tingkat desa harus ditetapkan oleh Bupati. Merujuk arahan dan amanat tersebut, Kemenpora telah menjalin kerjasama dengan IPB University untuk menerapkan inovasi Data Desa Presisi sejak tahun 2021 lalu.

Pak Esa pada sambutannya mengingatkan kembali kepada peserta rapat bahwasannya Pak Menpora pernah berpesan bahwa dalam disetiap kota/kabupaten minimal ada 1 Sentra Pemuda Desa (SPP) yang akan komparasikan atau dikombinasikan dengan Data Desa Perisisi dan perihal anggaran tentunya akan melibatkan pengambil kebijakan terkait.

Rapat ini membahas mengenai implementasi dari SPP, mulai dari pengambilan datanya sampai manfaatnya, sehingga organisasi kepemudaan seperti Desamind bakal turun andil ke desa.

Data yang dihasilkan berupa identitas dari pemuda yang ada di desa yang meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, data kesehatan, dan sebagainya. Data ini nantinya bakal open access jadi bisa dimanfaatin oleh organisasi pemuda untuk membangun proyek yang sesuai dengan desa yang jadi fokus organisasi tersebut.

Narasumber pada rapat ini yaitu Sofyan Sjaff yang merupakan Wakil Kepala LPP IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat/Penggagas Data Desa Prestasi. Ada hal menarik yang bisa menjadi periksa untuk kita semua tentang akses perguruan tinggi cukup baik di Indonesia. Akses perguruan tinggi yang cukup baik tidak sejalan dengan masih banyaknya pengangguran di Indonesia. Selain itu bonus demografi dapat menjadi ancaman tersendiri. Harapannya dengan adanya DDP dapat melengkapi pendataan untuk menjawab tujuan bangsa terhadap masalah-masalah data.

Saat ini Data yang dibangun di Indonesia masih menggunakan cara Top-Down bukan Bottom-Up. Kelebihan dari DPP yaitu dapat membantu mengetahui keadaan pemuda yang masih memerlukan bantuan untuk meningkatkan pendidikan, kesehatan dan bentuk perhatian lainnya. SPP perlu dimaknai sebagai Sense Of Prioritas yang dapat memberi dampak nilai ekonomi bagi masyarakat.

Mewakili Bupati, Kadispora Tapanuli Utara Baharudin Siagian, mengatakan bahwa Data pemuda diperlukan tindak lanjut dari data pemuda yang memerlukan dukungan pengembangan kapasitas. Dukungan ini seperti wirausaha pemuda,sehingga dapat diketahui dengan jelas siapa saja yang menjadi target penerima akses atau layanan bantuan. Oleh karena itu perlunya dilakukan pelatihan-pelatihan dan sosialisasi kepada para pemuda sebagai bagian dari pada fungsi SPP.

Rapat ini dihadiri sebanyak 22 orang peserta yang meliputi Pejabat dan Staf Kemenpora RI (Staf Ahli Bidang Hukum Samsudin, Analis Kebijakan Ahli Utama Imam Gunawan, Asdep Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Deputi 1 Kemenpora RI H. Amar Ahmad, Kepala Pusat PP-PON Tri Winarno, Asdep Kapasitas Pemuda, Pemuda Zainal Aminin, Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda H. Ibnu Hasan, Kabiro Hubungan Masyarakat dan Hukum Sanusi, Staf Khusus Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial, Alia Sasono, Kabbag Evaluasi dan Penilaian Kinerja Yayat Suyatna, Kabid Pemetaan dan Penelusuran IPTEK Yossi Ahmad Falah) serta Perwakilan Indonesia Stundent and Youth Forum, 3 orang dari IPB, Desamind, Ssayp, OIC Youth Idonesia, Milenial Institute, serta lintas komunitas dan organisasi.

Gambar 2 Nadia Rana Nabila (Associate of Secretariat Desamind) dan Ahmad Luthfi (Associate of Program Development Desamind)

Nadia selaku salah satu perwakilan dari Desamind Indonesa berkata bahwasannya Nadia seneng mengikuti kegiatan ini karena Kemenpora berusaha melibatkan pemuda dalam pembahasan Sentra Pemberdayaan Pemuda (SPP) Desa/Kelurahan dan Desamind diundang untuk ikut pembahasannya.

Harapannya Rapat Pembahasan Implementasi Pedoman Sentra Pemberdayaan Pemuda dapat menjadi langkah maju dalam pengembangan pemuda di Indonesia melalui Data Desa Presisi (pap/nad).

Ramadhan Ceria: Meriahkan Ramadhan Bersama Desamind Chapter Purbalingga

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments

Purbalingga, 28 April 2022 – Momentum bulan Ramadhan yang penuh berkah menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dalam berbagai bentuk. Hal inilah yang menjadi semangat Perangkat Desamind Chapter Purbalingga (DCPBG) untuk menggelar kegiatan pada bulan Ramadhan 1443H ini. DCPBG telah sukses menggelar kegiatan ‘Ramadhan Ceria’ yang dilaksanakan di TPQ Al Mubarok, Dusun III Karangjengkol, Kutasari, Purbalingga. Acara yang dikemas dalam tiga kegiatan utama ini (Lomba Kreativitas Anak, Bazaar baju, dan buka bersama) disambut baik dengan antusias tinggi dari masyarakat sekitar.

Ramadhan Ceria merupakan inisiatif Perangkat DCPBG untuk memeriahkan bulan Ramadhan di desa mitra dan sebagai langkah awal dalam memulai serangkaian program kerja yang akan dilaksanakan di sana. Desa Karangjengkol menjadi desa mitra DCPBG selama tahun 2022. Sebagai langkah pembuka, diharapkan hadirnya DCPBG semakin dikenal dan disadari oleh masyarakat Desa Karangjengkol.

Dalam pelaksanaannya, Ramadhan Ceria kali ini bekerja sama dengan Pengurus Forum Silaturahmi Mahasiswa Purbalingga Universitas Negeri Yogyakarta (Forsimangga UNY). Di samping itu, kegiatan tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan dan bantuan dari pihak donatur maupun sponsor, diantaranya Sebungkus Keberkahan Purbalingga, RSIA Ummuhani, TB. Murah Rizky 2, Hyubusin San Indonesia (HSI), Omadira, Bebek Goreng Haji Slamet, Baby Crab Sultan, Doraemon Kutasari, Desamind Indonesia, serta pihak-pihak lain yang turut terlibat.

Diawali dengan persiapan panitia pada pukul 10.00 WIB di lokasi, acara dibuka pada pukul 13.30 WIB dengan sambutan dari Rizal Nur Rochman selaku Ketua Panitia, Kepala Dusun III Karangjengkol, dan Hardika Dwi Hermawan selaku Ketua Desamind Indonesia. Kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Kreativitas Anak dan Bazaar yang dilaksanakan mulai pukul 14.20 WIB hingga 16.00 WIB. Terlihat antusias Santri TPQ Al Mubarok dalam mengikuti lomba yang diselenggarakan, serta masyarakat sekitar yang ramai mengunjungi Bazaar baju. Meskipun cuaca sempat hujan ketika memasuki waktu sore, kegiatan berjalan dengan kondusif dan meriah.

Acara Bazaar Baju. Sumber: Desamind Chapter Purbalingga

Lomba Kreativitas Anak terdiri dari beberapa lomba, meliputi Lomba Pidato Islami, Hafalan Surat Pendek, Hafalan Doa Sehari-Hari, Tartil Quran, dan Lomba Hafalan Bacaan Sholat. Kegiatan lomba diikuti sebanyak 67 anak. Kegiatan Lomba Kreativitas Anak diakhiri dengan pengumuman 3 juara untuk setiap kategori lomba. Peserta yang menjadi juara mendapatkan apresiasi berupa piala, bingkisan, dan juga sertifikat.

Menjelang buka bersama, acara dimeriahkan dengan cerita nabi dan ice breaking yang dibersamai oleh Hardika Dwi Hermawan dan Perangkat Desamind, yang tentunya disambut pula dengan antusias Santri TPQ Al Mubarok. Terakhir, acara dilanjutkan dengan kegiatan buka bersama meliputi Panitia, tamu undangan, dan Santri TPQ Al Mubarok. Meski suasana hujan, buka bersama terlaksana dengan lancar dan kondusif.

Pukul 20.00, penghujung kegiatan ‘Ramadhan Ceria’ dimeriahkan dengan kegiatan keakraban dan tukar kado pengurus Desamind Chapter Purbalingga dengan pengurus Forsimangga. Kegiatan berjalan dengan meriah dan ditutup dengan foto bersama, yang menandai berakhirnya kegiatan ‘Ramadhan Ceria’.

Penulis: Muhammad Wafa, Desamind Chapter Purbalingga

Editor: Kamilya Anjani Putri

Desa Mitra 2022: Desamind Chapter Purbalingga Hadir Berkontribusi Untuk Desa

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments

Purbalingga, 05 April 2022. Kegiatan ‘Jumpa Desa #1’ oleh Desamind Chapter Purbalingga telah dilaksanakan pada Kamis, 24 Maret 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karangjengkol, Kec. Kutasari, Purbalingga. Jumpa Desa merupakan awal kegiatan dari rangkaian Program Desa Mitra dari Desamind Chapter Purbalingga tahun 2022.

Tujuan kegiatan Jumpa Desa ini guna mengenal lebih dekat kondisi dan potensi desa serta penandatanganan nota kesepakatan antara pihak perangkat desa dengan pengurus Desamind. Kegiatan yang dikoordinasi oleh Divisi Pengembangan Program (P2) ini,  menjadi sarana untuk penentuan kegiatan apa yang cocok dilaksanakan di desa mitra nantinya.

Desa Karangjengkol merupakan salah satu desa di Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Desa yang berjarak 11 KM dari ibukota kabupaten ini, dipilih sebagai desa mitra dikarenakan potensi yang beragam yang bisa dikembangkan di desa Karangjengkol. Hasil diskusi Divisi Pengembangan Program (P2) bersama dengan Ibu Narsiti sebagai Kepala Desa Karangjengkol yaitu membahas potensi-potensi desanya. Beberapa potensi desa Karangjengkol yang dapat dikembangkan antara lain produksi gula merah, lokasi curug, dan wisata baru yang hendak dikembangkan bersama Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Karangjengkol.

Program Desa Mitra menjadi program unggulan Desamind Chapter Purbalingga yang diadakan setiap tahun. Program ini menjadi sarana bagi Desamind Chapter Purbalingga untuk berkontribusi secara nyata membangun masyarakat desa berbasis pengembangan potensi yang ada. Program yang dipegang oleh Divisi Pengembangan Program (P2) yang bekerja sama dengan perangkat desa terkait, akan berlangsung selama satu tahun. Serangkaian kegiatan yang akan berlangsung adalah Ramadhan Ceria di Desa Karangjengkol, yang akan dilaksanakan di bulan Ramadhan.

Diharapkan melalui Program Desa Mitra Desamind Chapter Purbalingga ini menjadi sarana untuk belajar sambil memberikan manfaat secara nyata bagi masyarakat desa, khususnya di Purbalingga. “Ngapak Kompak Nata Desa”.

Penulis: Muhammad Wafa, Desamind Chapter Purbalingga

Editor: Kamilya Anjani Putri

Tebar Kebaikan Selama Bulan Ramadhan, Desamind Indonesia Mengadakan Buka Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Rumah Lentera

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments
Foto bersama Eksekutif Desamind dan Anak-Anak Panti Rumah Lentera

Surakarta, 17 April 2022 – Executive of Desamind domisili Solo dan sekitarnya sukses mengadakan acara buka bersama anak-anak panti asuhan Rumah Lentera. Anak-anak panti asuhan Rumah Lentera yang ikut serta mulai dari usia 2 tahun sampai usia 18 tahun. Dalam pertemuan bersama dengan anak panti asuhan Rumah Lentera ini, beberapa perwakilan juga diminta untuk menemui pemiliki panti asuhan guna melakukan screening dan cek HIV, sehingga dapat dipastikan sebelum mengunjungi anak-anak semua dalam kondisi aman.

Kedatangan para EoD disambut hangat dan antusias oleh anak panti, bahkan mereka aktif mengajak bermain bersama para EoD setelah perkenalan usai. Permainan ular naga dan domikado menghiasi pertemuan saat itu. Beberapa pertanyaan juga diajukan kepada anak panti untuk mempererat kedekatan mereka seperti bagaimana kelancaran puasa yang sedang dijalankan, umur berapa, kelas berapa dan sebagainya. Permainan hari itu ditutup dengan pembagian balon kepada anak-anak untuk menambah semangat.

Tidak habis di situ, semangat anak-anak panti masih menggebu hingga acara foto bersama. Pancaran senja sore itu menambahkan kesan estetik pada foto yang diambil, anak-anak juga masih rebutan balon dan mengajak bermain bersama karena belum puas dengan permainan sebelumnya.

Menjelang Maghrib para EoD dan anak panti berbuka puasa bersama di teras panti dengan menu takjil terlebih dahulu. Beberapa anak juga ada yang minum obat terlebih dahulu. Obat rutin yang diminum mereka biasanya akan diberikan 2x sehari. Setelah selesai menyantap takjil, maka selanjutnya ada juga agenda makan besar.

Selesai berbuka dengan makan besar, rombongan Executive of Desamind kemudian pamit kepada anak panti. Awalnya mereka berat untuk melepas kepergian para EoD karena sudah nyaman dan ingin bermain bersama. Namun, karena waktu yang dihabiskan bersama sudah panjang dan sudah waktunya pamitan maka rombongan Desamind mengusaikan pertemuan dengan anak-anak panti asuhan pada hari itu.

Penulis: Sanita Sinjitak

Editor: Kamilya Anjani Putri

Desamind Indonesia Bersama Biro Bebras Universitas Muhammadiyah Surakarta Sukses Mengadakan Kelas Lilin Inspirasi

By Berita Terkini, Press ReleaseNo Comments
Poster Kelas Inspirasi 1, Sumber : Instagram Desamind Indonesia

Jawa Tengah, 26 Februari 2022 – Desamind Indonesia bersama dengan Biro Bebras Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses meluncurkan kelas lilin Inspirasi. Kelas Lilin Inspirasi ini hadir untuk mengajarkan anak-anak lebih berani bermimpi, serta memberikan motivasi merealisasikan mimpi yang telah dimiliki. Kegiatan ini diisi dengan pengenalan profesi, ice breaking, langit impian, serta game/outbound yang mengimplementasikan dasar-dasar berpikir komputasi (computational thinking).

Dalam sesi pengenalan profesi, terdapat pemaparan profesi-profesi saat ini melalui power point. Setelahnya, ice breaking kemudian dilanjut dengan game/outbound. Game yang dipilih pada kegiatan ini dipusatkan untuk dapat mengimplementasikan cara berpikir menyelesaikan suatu masalah (computational thinking) seperti membuat barisan, jalur mimpi Desamind, bola lidi, tebak gambar, dan gerak pendeteksi.

Kelas Lilin Inspirasi sampai saat ini telah dilaksanakan sebanyak 6 kali dengan lokasi yang berbeda-beda. Pada kegiatan Kelas Inspirasi #1 terlaksana pada Sabtu, 26 Februari 2022 di SMP Muhammadiyah 11 Kedawung, Sragen dengan tema “Bangun Mimpi Anak Negeri”. Bersama dengan Kak Nanda, Kak Laila, Kak Wahid, Kak Zami, Kak Rahmat, Kak Mus’ab dan Kak Dewi.

Selanjutnya Kelas Insprasi #2 dengan tema “Aku Berani Bermimpi” bertempat di SMP Negeri 1 Sidoharjo, Sragen pada Sabtu, 5 Maret 2022 lalu. Sama seperti kegiatan kelas inspirasi sebelumnya, kegiatan ini juga dibersamai oleh Kak Nanda, Kak Wahid, Kak Zami, Kak Rahmat, Kak Dewi, Kak Vivin, dan Kak Amal dalam pelaksanaannya.

Pada kegiatan Lilin Inspirasi #3 yang dibersamai oleh Kak Wahid, Kak Zami, Kak Rahmat, Kak Dewi, Kak Elly, Kak Vivin, Kak Thoriq, dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tangen 12 Maret 2022 lalu. Kegiatan ketiga ini mengangkat tema “Cerdas, Semangat, Meraih Mimpi”. 

Berlanjut pada Lilin Inspirasi #4 SMA Negeri 2 Sragen yang mengangkat tema “Menggapai Mimpi, Berkontribusi Untuk Negeri” dan dibersamai oleh Kak Zami, Kak Rahmat, Kak Amal, Kak Luthfi, Kak Ertam, dan Kak Zidni pada Kamis, 17 Maret 2022 lalu. Lilin Inspirasi #5 hanya berjarak 1 hari dari kegiatan lilin inspirasi sebelumnya, yaitu pada Jumat, 18 Maret 2022. Pada kegiatan ini tema yang diusungkan juga sama dengan sebelumnya, hanya saja lokasi pelaksanaannya berbeda. Lilin Inspirasi #5 dilaksanakan di SMA Negeri 3 Sragen.

Lilin Inspirasi #6 dilaksanakan di bagian Timur Indonesia, tepatnya di Lombok Timur dengan mengusung tema yaitu, “Menggapai Mimpi dari Desa” serta dibersamai oleh kak Zami, Kak Rahmat, Kak Bayu dan Kak Syifa dalam pelaksanaannya. Pelaksanaan dalam setiap sesi kelas inspirasi diisi oleh seluruh anggota Desamind Indonesia, baik yang berasal dari Executive of Desamind maupun Chapter Desamind.

Penulis: Sanita Sinjitak

Editor: Kamilya Anjani Putri