Skip to main content

Desa Cipaku, 12/11 – Delapan puluh siswa-siswi PKBM Cakra Kecamatan Mrebet hadir dalam Program Seminar dan Pelatihan Literasi Digital Pencegahan Hoaks dan Judi Online yang dilaksanakan di Balai Desa Cipaku. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Forum Group Discussion (FGD) pada pekan sebelumnya 8/11. 

Desamind Indonesia telah menjadi mitra selama enam bulan pada kegiatan Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). 

Kegiatan diawali dengan Seminar Literasi Digital untuk Pencegahan Hoaks dan Judi Online yang disampaikan oleh Eko Prasongko. Kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Canva Pembuatan Poster Pencegahan Hoaks dan Judi Online oleh Muhammad Hananfajri Rasyid dan Syahkist Afi Daib.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua Tim, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., MSc.ITE. “Terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat siswa-siswi PKBM Cakra untuk menjadi agen perubahan serta mampu menerapkan materi dalam masyarakat,” ujarnya 

Sugiarto, S.Pd., MPd., selaku Ketua dari PKBM Cakra Desa Cipaku juga menyampaikan ucapan terima kasih karena telah memilih PKBM Cakra sebagai mitra sasaran progam. 

Menurutnya, “berita hoaks dan judi online sangat meresahkan dikalangan masyarakat dan pemuda di Desa. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik, agar kita memiliki kemampuan dalam memilih berita yang baik dan benar,” paparnya.

Ustd. Eko Prasongko, dalam seminar pembukanya memaparkan tentang bagaimana berita hoaks dan judi online dalam perspektif Islam. Berita hoaks sudah ada dalam zaman nabi, namun penyebarannya hanya melalui mulut ke mulut. 

Berbeda dengan saat ini, media sosial sudah menjadi hal yang umum sehingga hoaks dapat lebih mudah menyebar. Beliau juga menyampaikan bahwa menyebarkan berita hoaks merupakan dosa besar, dan termasuk dosa jariyah.  Sebagai narasumber kedua, Hardika memaparkan garis besar apa itu berita hoaks dan judi online, dampak serta strategi untuk menghindarinya. 

Hoaks merupakan informasi, kabar, berita yang palsu atau bohong (KBBI). Tujuannya beragam termasuk menciptakan kekacauan, menyebarkan propaganda, atau bahkan merusak reputasi individu atau kelompok.  Beberapa dampak bermain judi online yaitu keuangan menjadi tidak stabil, gelisah saat tidak berjudi, kehilangan kontrol, keuangan buruk, serta hilang minat pada aktivitas lain. 

Menghindari dampak bermain judi online, maka perlu dicermati lima langkah yang dapat berikut diantaranya memperhatikan judul yang provokatif, cermati alamat URL situs, mengecek sumber informasi serta keaslian foto, dan terakhir bergabung dengan grub anti-hoaks. 

Seminar tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab. Setelah sesi seminar literasi selesai kegiatan berlanjut pada Pelatihan Canva Pembuatan Poster Pencegahan Hoaks dan Judi Online.

Sesi pelatihan diawali dengan pengenalan aplikasi canva terlebih dahulu, serta gambaran garis besar tentang apa tujuan dari membuat poster dan juga dasar-dasar poster. 

Pada proses pelatihan ini siswa-siswi PKBM Cakra Desa Cipaku dibagi menjadi enam kelompok dan setiap kelompoknya terdapat satu pendamping yang bertujuan untuk memudahkan proses pembuatan poster selama pelatihan berlangsung.

Setiap siswa membuat poster tentang pencegahan hoaks dan judi online semenarik dan sebaik mungkin, 10 terbaik akan mendapatkan sertifikat dan untuk 3 terbaik akan mendapatkan piagam dan piala. 

Penulis : Ahmad Luthfi (DnF Division, Desamind Indonesia)

Editor : Sanita Sitinjak

Leave a Reply